Leher Dasi Leher yang Indah

Berikut beberapa lelucon menarik yang akan membuat Anda tertawa pasti.

1 Seorang pria mendapat dasi leher baru untuk ulang tahunnya tetapi dalam beberapa hari dia membawanya kembali ke toko. Penjual di toko itu menanyakan kepadanya apa yang salah dengan itu dia menjawab, "Satu ujung lebih panjang dari ujung yang lain".

2 Seorang lelaki masuk ke ruang makan restoran dengan bajunya terbuka di kerahnya dan dia dihentikan oleh tukang pukul yang memintanya untuk memakai dasi agar bisa masuk ke restoran.

Orang itu pergi ke mobilnya dan mencari-cari dasi leher, tetapi kemudian dia menemukan bahwa dia tidak memilikinya pada saat itu. Dia melihat satu set kabel jumper di bagasi begitu putus asa dia mengikatnya di lehernya dan berhasil mengikat simpul yang tampak adil dan membiarkan ujungnya menjuntai bebas.

Dia kemudian kembali ke restoran dan lagi tukang pukul menatapnya dengan hati-hati selama beberapa menit dan berkata "Oke Anda bisa masuk – jangan memulai apa-apa."

3 Dasi leher bertuliskan topi – "Kamu hanya pergi dengan kepala dan aku akan berkeliaran.

4. Seorang pria sedang merangkak melalui padang pasir dan segera dia didekati oleh seorang lelaki lain yang sedang menunggang unta sehingga ketika pengendara itu mendekatinya, lelaki ini berbisik melalui bibirnya yang kering "Tolong … Bisakah Anda memberi saya air …. "

Pengendara itu menjawab bahwa "Saya minta maaf karena saya tidak punya air dengan saya tetapi saya bisa menjual dasi leher".

Pria merangkak itu lagi berbisik, "Dasi? Tapi aku butuh air!"

Sekali lagi, si pengendara berkata, "Hanya ada empat dolar sepotong".

Pria itu menjawab, "Saya butuh air".

"Oke, dua untuk hanya tujuh dolar".

Orang yang haus itu berseru, "Tolong, saya butuh air".

"Aku tidak punya air yang hanya aku ikat" kata si penjual dan pergi ke kejauhan.

Pada saat ini orang itu kehilangan semua jejak waktu karena dia merangkak melewati padang pasir selama beberapa hari. Dengan pakaian compang-camping dan kulit mengelupas di bawah matahari yang gelisah dia segera mendekati sebuah restoran. Dengan nafas terakhirnya, dia terhuyung ke pintu dan menemui kepala pelayan.

Orang yang sekarat itu lagi memohon, "Air … Bisakah saya mendapatkan … air"?

Pelayan itu menjawab kepadanya, "Saya minta maaf, aturan berpakaian kami membutuhkan dasi".

Untuk informasi lebih lanjut, masuk ke http://www.tying-neck-tie.info

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *